Minggu, 09 Juni 2013

Entah ini kapan ditulis

Kadang semua keinginan kita gak harus dikabulkan oleh Nya. Saat sahabat kita yang mendapatkan apa yang jadi keinginan kita, itu udah jadi rejekinya. Gak boleh iri. Hummm walaupun rasa iri itu pasti ada. Semoga tidak bertahan lama. Allah mempunyai rencana lain yang jauh sungguh sangat indah buatku. TRUST! 


Rabu, 05 Juni 2013

Kuliah-Kerja

Udah siap? Siap kerja atau kuliah? Duh aku tuh labil banget, gak bisa eh belum bisa konsisten sama ucapan sendiri, hari ini bilang A besok bilang B . Jadi sekarang deh efeknya. 

Awalnya aku lebih memilih kuliah. Aku pikir kuliah itu enak, dan jiwaku pun masih jiwa sekolah, belum siap untuk terjun ke dunia kerja. Aku masih ingin belajar dengan artian belajar sebenarnya. Anganku, aku bisa melanjutkan sekolah di Bandung. Sekolah lanjutan samasama satu yayasan. Yang berarti bayarannya mahal bukan?! Aku mengikuti jalur rapot, lulus. Tapi, untuk bayarannya wah. Aku juga mengikuti jalur tes1, dan berharap bisa mendapatkan 3 besar nilai tertinggi. Yang bisa masuk 3 besar itu akan mendapatkan beasiswa 100% dari sana. Itu motivasi ku untuk membayar dan mengikuti tes tersebut. Aku lulus tapi.....aku tidak mendapatkannya. Aku tidak mendapatkan tiga besar itu. Dalam hati, aku yakin itu belum jodohku.

Setelah kejadian itu, perlahan niat untuk melanjutkan kuliah ku berkurang. Apalagi setelah berdiskusi dengan ayah. Ayah menceritakan kalau kurang dari lima tahun ayah bakalan pensiun. Mulai dari sekarang iya menabung untuk pendidikan aan ain. Dan kata beliau, SMK itu memang disiapkan unuk bekerja, dan disarankan memang bekerja terlebih dahulu. Karena basic ayah juga dari STM dan ia langsung kerja, mungkin ingin anaknya mandiri seperti ia, walaupun jauh didalam lubuk hatinya ia menghrapkan aku masuk di PTN, sama seperti keinginan ibuku. 

Sampai sekarang aku sedang mencari pekerjaan. Tadinya Sudah masuk di satu pekerjaan dibidang elektro. Huummm...jujur untuk teknik aku kurang gereget, entah kenapa. Ga ada mau sama sekali di teknik. Aku keluar dari pekerjaan itu (baru training 3 hari) karena (sejujurnya karena hijab) disana tidak bisa kuliah sambil kerja. Jadi, sekarang aku luntang lantung. Berharap mendapatkan pekerjaan yang cucok. -+ udah 10 rekuitmen yang aku ikutin, tinggal nunggu jodohnya aja dimana hehe. Sesungguhnya...ada rasa takut juga untuk mulai "bekerja" sungguhan. Selalu dalam hati bertanya "apa kerja itu enak? Apa orang kerja itu ramah ramah? Bisa berteman? Bagaimana kalo mereka jahat? Ga mau membantu yang ga bisa?" Haaa semuanya selalu aku takuti dan aku khawatirkan sehingga membuatku tidak fokus dan yakin. 

Disaat menunggu luntang lantung seperti ini, ada kaka alumni yang bilang "anggap aja lagi dikasih waktu istirahat sama Allah karena kmaren selama tiga tahun kamu udah bolak balik bekasi jakarta kan, jangan ditungguin , nanti kamunya malah capek pusing". Iyahsih, enjoy aja. Rejeki itu udah Allah yang ngatur. Disaat seperti ini juga sebetulnya lagi diuji, seberapa sabar kamu menunggu skenario selanjutnya.  Rencana Allah pasti indah pada waktunya. OK!